Wali Kota Magelang Damar Prasetyono membuka kegiatan Sosialisasi Investasi Dunia Anak yang berlangsung pada 22–23 Oktober 2025 di Taman Kyai Langgeng (TKL). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya generasi Z untuk mampu menciptakan lapangan kerja sendiri di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Menurutnya, Gen Z memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masa depan, namun perlu dibekali dengan literasi investasi, keterampilan lunak, serta karakter yang kuat. Ia menegaskan bahwa di era AI, yang membedakan manusia bukan sekadar pengetahuan, melainkan nilai kemanusiaan seperti integritas, empati, dan kendali diri.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Magelang, Susilowati, menjelaskan bahwa Gen Z merupakan kelompok usia terbesar di Indonesia dengan potensi besar dalam dunia investasi. Namun, tantangan yang dihadapi cukup besar, terutama perilaku konsumtif di kalangan anak muda. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa teknologi tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk investasi dan wirausaha.
Sebagai bagian dari kegiatan, peserta juga diajak mengenal langsung potensi investasi daerah, seperti Sport Center Gelora Sanden yang memiliki peluang untuk dikembangkan melalui investasi swasta di sektor olahraga, homestay, kuliner, dan akomodasi. Selain itu, peserta juga mengunjungi TKL Ecopark, aset daerah yang dikelola BUMD dan dinilai potensial untuk pengembangan kuliner, glamping, hotel, hingga wahana permainan.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dapat menumbuhkan semangat wirausaha dan literasi finansial di kalangan Gen Z, sekaligus menarik investor untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Magelang.




Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!